How to Be an Associate Unit Manager in Prudential Insurance?

agen asuransiAre you a new prudential agent who wants to be an associate unit manager soon? If you are, you have to motivate yourself by reading true story of success prudential agents or keuntungan agen prudential. Why? Realizing your dream is not easy because there are terms and conditions that you have to fulfill. Besides, you need more time to be an AUM. If you really want to reach this position, you must fulfill terms and conditions below:

Have minimal API for 150 million rupiah

To realize this, you need to have many policyholders. For example, if total of policy from one policyholder per year is 10 million rupiah, that means that you need to have minimum 15 policyholders in year. Having 15 policyholders is not easy, for this you must make plan and strategy to attract potential insurance buyers every month. In one month, you must try to get one or two policyholders.

Have minimal 4 agents with minimal API for 30 million rupiah per agent

How? You should look for potential people who want to be new agents. Undoubtedly, this is difficult, but you can do it as long as you want to work hard and never give up. Besides, if you have 4 new agents, make sure that you don’t make them work themselves unless you want to be leaved sooner or later. You should guide and maintain communication with them as well as possible. If they fail to reach minimal targeted API, you must help them to reach it by giving suggestions or recommendations to go to potential insurance buyers who you know.

Have total of API group for 300 million rupiah

Having total of API group for 300 million rupiah is not an impossible thing. You can have it as long as you want to cooperate with your agents optimally. You must motivate them to reach their API target. What if they fail to realize it whereas they work hard and spend much time and energy? No need to worry because you can boost your own API by having new policyholders or recruit new agents. Here, you are suggested to be patience and do not take any decisions in hurry. Think twice if you want to do your jobs. For example, if you want to recruit new agents, don’t do this as you like. You must look into who they are. If they stop working within one month, you will only bother yourself and deal with stressed and depressed at last.

Well, are you still sure to be an associate unit manager? If you are, prepare yourself now and work as well as possible. If you find failure, never give up because all agents will deal with this sooner or later. In addition, don’t forget to improve your knowledge about insurance by visiting this twitter account.

Syarat Menjadi Agen Asuransi Prudential

menjadi agen asuransi

Agen asuransi prudential merupakan salah satu agen asuransi yang terkenal di Indonesia. Menjadi agen asuransi tidak hanya memberikan kebahagian untuk diri sendiri dengan mendapakan komisi yang cukup besar, tapi menjadi agen asuransi merupakan orang yang memberikan bantuan kepada yang membutuhkan. Oleh karena itu, banyak orang yang berminat menjadi agen asuransi. Salah satunya karena penghasilan agen prudential. Untuk menjadi agen asuransi harus memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan. Bagi Anda yang berminat menjadi agen asuransi prudential, berikut ini akan dijelasakan 3 syarat yang harus dipenuhi:

Tidak gagal melewati ujian lisensi

Menjadi seorang agen asuransi tentunya Anda harus melewati ujian lisensi terlebih dahulu. Pastikan ujian yang Anda ikuti ini berhasil. Untuk berhasil melewati ujian lisensi, berikut ini caranya, baca materi di buku training fast star, jawab pertanyaan dengan benar, ikuti petunjuk pembimbing ujian, dan lain sebagainya. Lisensi dalam dunia asuransi sangat penting karena dengan lisensi salah satu yang membuat nasabah merasa yakin pada Anda. Tidak sedikit juga nasabah yang ingin mengetahui lisensi yang dimiliki oleh agen asuransinya. Seorang agen asuransi yang tidak lulus lisensi, maka dirinya tidak berhak untuk menjadi seorang agen asuransi. Begitu juga, agen asuransi yang telah memiliki lisensi tapi telah habis masah, maka harus mengikuti ujian kembali.

Tidak terikat dengan asuransi lain

Syarat selanjutnya menjadi agen asuransi prudential adalah Anda tidak boleh terikat dengan asuransi lain, baik sebagai agen atau karyawan. Jika Anda masih terikat dengan perusahaan asuransi lain dan memutuskan untuk bergabung dengan asuransi prudential, maka Anda tidak akan bisa karena ketika Anda akan mengikuti tes AAJI, maka tidak akan bisa. Hal ini dikarenakan nama Anda masih terdaftar pada perusahaan terkait. Jika Anda memutuskan untuk ingin tetap masuk untuk menjadi agen asuransi prudential, Anda harus mengundurkan diri telebih dahulu. Perlu Anda ingat juga, ini tidak bisa langsung terjadi karena Anda harus menungu selama 6 bulan dan juga disertai dengan surat keputusan pengunduran diri. Buat teman-teman yang bekerja di asuransi dan ingin memutuskan untuk bergabung di asuransi prudential jangan lupa untuk mempersiapakan surat penggunduran diri. Ini sangat penting!

Tidak absen dalam training

Sebelum Anda bergabung dengan agen asuransi sebaiknya untuk mengenal terlebih dahulu tentang agen asuransi prudential. Ikuti kelas pelatihan prudential untuk mengetahui mengenai prudential. Tidak absen dalam training, akan membuat Anda mengetahui seluk beluk dari asuransi prudential. Di sini Anda akan mengetahui apa saja produk yang akan dijual, bagaimana komisinya, dan lain sebagainya. Mengapa Anda harus hadir mengikuti pelatihan? Untuk membuat Anda lebih yakin dengan agen asuransi prudential dan agar Anda tidak merasa kaget dengan sistem kerja yang telah disepakati. Tidak ada ruginya bagi Anda untuk mengikuti training karena, ini akan menambah ilmu bagi Anda. Untuk lebih lengkap kunjungi plus google.

Sebagai agen asuransi Anda tidak boleh menyerah ketika mendapatkan penolakan dari nasabah. Selain itu, Anda Anda harus tetap bersikap ramah ketika menemukan nasabah yang egois. Dengan Anda tidak menyerah dan bersikap ramah. Mudah-mudahan nasabah yang Anda temui akan bersikap baik terhadapa Anda. Selamat bergabung dengan agen asuransi prudential dan semoga menjadi agen asuransi yang berhasil.

Mengapa Banyak Orang Gagal Menjadi Agen Asuransi?

agen

Agen asuransi memiliki peluang besar untuk menjadi seorang jutawan bahkan miliarder. Dikatakan demikian karena penghasilan yang didapat tidak terbatas, bisa jutaan bahkan puluhan juta rupiah per bulannya. Penghasilan tersebut didapat bukan dari gaji pokok, melainkan dari banyaknya penjualan yang terjadi dari hasil kerja keras. Namun, mewujudkan hal tersebut tentu tidak mudah. Hanya segelintir agen asuransi yang berhasil mewujudkan impian dan sisanya mengalami kegagalan. Mengapa demikian? Simak uraian di bawah ini untuk mengetahui jawabannya:

Tidak punya keterampilan

Untuk memperoleh penghasilan, agen asuransi harus memiliki keterampilan untuk menarik dan meyakinkan orang lain (mulai dari orang terdekat hingga yang tidak dikenal). Perusahaan asuransi memang tidak tidak menuntut agennya harus memiliki keahlian tertentu karena akan ada program training sebelum mulai memasarkan. Kendatipun demikian, agen asuransi mesti terus mengasah kemampuan berkomunikasi dan presentasi. Terang saja, tanpa adanya keterampilan atau cara baik dalam berjualan akan sulit memperoleh nasabah. Misal, menjelaskan dengan tersendat-sendat karena gugup tentunya calon nasabah sulit untuk memberikan kepercayaan. Mereka yang tidak mau belajar dan gampang menyerah rentan mengalami kegagalan.

Tidak tahan terhadap cemoohan

Perlu Anda ketahui, melakoni profesi ini harus memiliki mental yang kuat karenaakan menemui banyak orang yang tentunya memiliki karakter berbeda-beda. Seorang agen asuransi kerap kali mendapat kritikan yang tidak bijak dari calon nasabah, entah itu mencemoohkan produk yang dijual ataupun profesi sebagai agen asuransi. Bahkan, tidak hanya satu atau dua orang yang memberikan kritik tersebut. Cemoohaan tak hanya datang dari calon nasabah, tetapi juga dari kerabat yang menganggap rendah profesi sebagai agen asuransi. Apalagi kalau Anda lulusan universitas ternama atau dari jurusan yang tidak berkaitan. Seseorang yang tidak tahan terhadap cemoohan tersebut relatif akan mudah menyerah sehingga impian untuk menjadi seorang agen asuransi yang sukses akan gagal.

Tidak menguasai ilmu tentang asuransi

Untuk memperkenalkan produk asuransi ke calon nasabah, agen asuransi harus memiliki pengetahuan yang mumpuni seputar produk asuransi. Bagaimana mungkin bisa menarik calon nasabah bila tidak tahu tentang detail asuransi yang ia tawarkan termasuk jenis tanggungan dan prosedur klaim. Di samping itu, agen asuransi juga sebaiknya menguasai segala sesuatu tentang premi asuransi, khususnya metode pembayarannya. Tiap-tiap nasabah mungkin memiliki latar belakang ekonomi dan kebutuhan yang berbeda. Tugas agen asuransi di sini adalah membantu merencanakan keuangan agar bisa lancar bayar premi sesuai income nasabah

Profesi sebagai agen asuransi memang sangat menarik perhatian banyak orang untuk menggelutinya salah satunya karena penghasilan yang cukup menggiurkan. Terlebih lagi telah banyak kandidat yang membuktikan keberhasilannya dalam menjadi seorang agen asuransi yang sukses, salah satunya Merry Riana. Namun, tanpa adanya bakat yang mendalam dari profesi tersebut tetap akan sulit untuk digapai.